Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Rumput Sintetis? Ini Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Apa itu Rumput Sintetis? Ini Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Saat melihat hamparan rumput hijau di area perumahan atau perkantoran modern, sebaiknya jangan buru-buru kagum. Apalagi tergesa-gesa langsung ke toko rumput, buat beli juga. Pasalnya, hijaunya rumput modern itu bisa jadi karena rumput sintetis.

Penggunaan dan permintaan terbanyak atas rumput sintetis sebetulnya bukan pada perumahan maupun perkantoran, melainkan pada lapangan olahraga, misalnya sepak bola, futsal, golf dan bulu tangkis. Dibandingkan menggunakan jenis rumput asli, stadion olahraga sepak bola kelas nasional hingga internasional zaman sekarang lebih memilih pakai rumput sintetik.

Pengertian Rumput Sintetis

Sebuah rumput yang sintetis ini dikenal juga dengan nama artificial grass atau artificial turf, yaitu sejenis rumput palsu yang terbuat dari serat sintetis. Meskipun palsu, kalau diinjak juga sensasinya mirip 90% dengan rumput asli, loh! Hanya saja justru perawatannya dirasa lebih mudah karena tidak gampang rusak.

Kalau membuat taman dari rumput asli, pemeliharaannya harus rutin karena rumput asli sangat sensitif bila diinjak. Kontur tanah, cuaca dan curah hujan juga sangat mempengaruhi kesuburannya. Beda dengan rumput sintetik ini, meski sama-sama ditaroh tanah—kena panas dan hujan, tapi tidak bakal layu dan kering.

Bahan baku pembuatan rumput sintetik itu macam-macam, namun umumnya selalu mengandung 3 bahan utama, yaitu:

1. Polypropylene
Bahan Polypropylene adalah material pembuatan rumput sintetik yang paling ekonomis, ini membuat harga rumputnya juga terjangkau. Biasanya dipakai untuk keperluan membuat karpet lapangan golf maupun badminton.

2. Polyethylene
Memiliki kualitas lebih tinggi daripada Polypropylene, membuat rumput sintetis berbahan Polyethylene berharga lebih tinggi. Meski begitu, sama-sama sering dipakai sebagai karpet lapangan. Namun banyak pula jenis-jenis rumput sintetik untuk perumahan yang terbuat dari bahan ini. Ciri-cirinya adalah tebal tapi lentur.

3. Nylon
Kalau sedang mencari rumput sintetik yang paling tahan dan awet diinjak-injak, pilihlan nylon. Bahan ini sudah terbukti sangat ampuh seratnya karena tidak gampang putus. Meski lebih sering dipakai untuk membuat tali, ternyata rumput palsu juga ada yang berbahan nilon.

Jenis-Jenis Rumput Sintetis

Tidak hanya karpet PVC atau lantai lapangan saja, varian rumput sintetik juga ada ditujukan untuk pembuatan lapangan olahraga desa, alun-alun, perkantoran dan dekorasi taman.

Desain eksterior bangunan modern sangat bergantung pula pada bagaimana penataan rumput-rumput sintetik ini agar bisa menunjang keindahan ruang. Berikut adalah beberapa varian artificial grass yang bisa dicoba:

1. Rumput Swiss

Jenis rumput buatan ini memiliki bentuk yang panjang-panjang seperti daun. Biasanya dijual dalam bentuk lembar gulungan maupun potongan. Tinggi daun rumputnya mencapai 30 mm dengan tekstur yang lembut dan halus. Jenis rumput artificial ini memberikan lanskap pemandangan yang hijau segar jika dijadikan rumput lapangan olahraga.

2. Rumput Jepang

Inilah rumput sintetis yang populer dipakai dalam dekorasi taman outdoor maupun indoor. Bentuk dan seratnya sangat mirip dengan rumput jepang asli. Sehingga kalau diinjak pun memberikan kenyamanan.

3. Rumput Golf

Meski disebut rumput golf, bukan berarti dipakainya hanya sebagai karpet lapangan golf. Banyak juga taman-taman di perumahan elite yang memakai jenis rumput berdaun lebar ini. Memang penampakkan daun sejatinya mengingatkan pada rumput asli, tapi tetap saja ini hanyalah rumput palsu.

Itulah beberapa jenis-jenis rumput sintetis yang bisa dibeli untuk keperluan dekorasi outdoor dan indoor. Meskipun punya banyak keunggulan, jenis rumput palsu ini juga punya kelemahan, yaitu sering dianggap terlalu keras untuk keperluan olahraga bergengsi seperti piala dunia dan olimpiade misalnya.

Singkatnya, kenyamanan artificial turf bagi atlet tetap belum menyamai nyamannya rumput asli. Itulah mengapa federasi olahraga dunia mulai mempertimbangkan untuk pakai rumput asli saja. Meskipun ini sangat riskan dipakai di stadion olahraga outdoor karena tingkat penyerapan tanah yang buruk bisa membuat lapangan berumput asli gampang tergenang air.